Archive for May, 2007

satu pelajaran hidup

Monday, May 21st, 2007
Masih
banyak hal yang saya tak mengerti, ato lebih tepatnya blm bisa saya
ambil hikmahnya dari beberapa peristiwa dalam episode hidupku. Banyak
hal yang terkadang terjadi di luar rencana dan keinginan saya. Memang
benar adanya, manusia hanya bisa berencana tapi pada akhirnya Allah-lah
yang berhak untuk menentukan akhirnya. Jika Allah sudah berkehendak,
maka tidak ada sesuatu yang tidak mungkin.

Pun
terhadap satu keputusan itu. Sungguh semuanya di luar kendali dan
rencana yang ada. Semua yang berawal pasti akan ada akhirnya. Tapi
ternyata semua itu harus berakhir lebih cepat.

Semua itu harus berakhir….

Entah…skenario
hidup apa lagi yang Allah akan jalankan. Sesuatu yang menurut saya
baik, ternyata belum tentu baik di hadapan Allah Sang Maha Kuasa. Tapi
saya hanya punya keyakinan, Allah pasti punya maksud di balik semua hal
yang ditimpakan pada saya. Saya hanya yakin, apapun yang diberikan
Allah, itulah yang terbaik untuk diri ini. Semoga suatu saat masih ada
kesempatan untuk mengambil hikmah dari peristiwa itu.

Allah sedang mengujiku dengan peristiwa itu..


Senin, 21 Mei 2007, 00.53 WIB

langkah menuju peraduan

Thursday, May 17th, 2007
tak ada isak tangis dan air mata kesedihan
tak ada raut duka dan sikap kecewa

hanya sesimpul senyum dan air mata kebahagiaan
beserta selantun doa dengan sepenuh pengharapan
yang terucap bersama langkah
menuju peraduanku di sana
dengan sepenuh hati

:: perjalanan Gemolong - Jakarta, 15 Mei 2007, menjelang Ashar ::

dengan seutas harap

Thursday, May 17th, 2007
lama kuarungi lautan hidup
terombang-ambing diterpa badai dan deburan ombak
goyah mencoba tuk bertahan
tapi kini…
usai sudah perjalanan itu
layar besar tlah tergulung
jangkar pun terpanah menghujam
kapal itu pun tlah berlabuh
di sini, di kota ini
di labuhan hatimu

jika mentari esok masih kuasa bersinar
di qalbu terangkai harap
malam ini kan berlalu lebih panjang
karna masih terbesit harap tuk menjalin cerita
tentang
separuh jiwaku yang tlah terisi dirimu
tentang segenap cita dan doa tuk meretas hari esok
bersama, berdua…
bi’idznillah

teriring rintik hujan, bersama sebuah harap;
bimbing kami ya Allah…

Gemolong, 14 Mei 2007, 23.14 WIB

long journey

Wednesday, May 9th, 2007
Senin, 7 mei 2007
04.05 AM
Pagi-pagi buta, saya berangkat ke Jakarta numpang mobil temen. Meskipun
urusan di Jakarta masih hari selasa esoknya. Mumpung gratis, jadi bisa
ngirit biaya. Khan lumayan duitnya bisa ditabung buat biaya nikah
(halah…..segitunya banget sih!!). Sepanjang perjalanan di tol
Cipularang, mata ini ga bisa dipejamkan. Baru setelah sholat shubuh,
bisa juga merem meski cuma 1 jam.

06.58 AM
Alhamdulillah, bisa nyampe dengan selamat dan tanpa kekurangan suatu apapun. Nyampe di kostan mas Noor,
langsung rebahan. Penginnya sih bikin kopi biar badam bisa seger lagi,
tapi ternyata ga ada air panas yang tersisa di termos
(hiks…sedihnya). Akhirnya cuma bisa ngidupin TV ngeliat berita pagi.
Parahnya, justru malah ketiduran sampe jam setengah dua belas siang.

12.46 PM
Keluar dari kostan, trus nyari makanan. Sialnya, saya ga tau warung
makan yang ada di deket kostan itu. Mana saat itu perut bener-bener
lagi dilanda kelaparan yang amat sangat. Baru keluar 50 meter, ternyata
di pinggiran Jalan Gatot Subroto, ada grobak dorong yang jual makanan.
Yach…daripada ga makan sama sekali, akhirnya beli mie kethoprak buat
ngisi perut ama sebotol aqua. Abis makan, saya pergi ke tempat saudara
di daerah Kali Deres. Jauh banget sih, tapi karena ada transjakarta,
jadi lebih enak dan bisa nikmatin perjalanan. Karna blm hafal semua
rute di Jakarta, dari Kuningan naek Kopaja 66 turun di Polda. Trus dari
Polda naek busway yang ke arah Kota, turun di Harmoni, dan pindah
koridor yang ke arah Kalideres.

03.44 PM
Pas masih ditempat sodara, dapet telpon yang ngingetin interview esok
harinya (thanks mbak Desy….dah mo ngingetin lagi). Berhubung hari dah
mo sore, saya mutusin tuk balik lagi ke kostan, selain untuk
menghindari macet jam pulang kantor.

05.12 PM
Pas lagi naek busway yang ke arah Kuningan, dapet telpon lagi yang
ngasih tau kalo interview diundur lagi jadi hari kamis (10 mei 2007)
jam 09.30 AM di tempat yang sama dikarenakan yang bakal ngewawancarain
ada rapat mendadak esok harinya. Fiuhhh…

Selasa, 8 mei 2007
07.35 AM
Setelah saya tau kalo interview diundur jadi kamis, saya mutusin untuk
balik lagi ke Bandung. Meski sebenernya sayang juga di biaya. Namun ada
beberapa hal yang harus diselesaiin di Bandung. Sekalian ambil beberapa
barang yang mo dibawa pulang ke Solo.

11.25 AM
Bis Prima Jasa jurusan Jakarta - Garut yang saya tumpangi,
alhamdulillah nyampe di Bandung. Seperti biasa, turun di tol Buah Batu,
trus naek angkot ke PGA. Nyampe PGA langsung makan pagi sekaligus
merangkap makan siang.

Rabu, 9 mei 2007
04.05 PM
Persiapan buat pulang ke Solo dah siap. Tiket travel buat ntar jam 7
malem juga dah beres, setelah tadi nitip Nicin ama Bagrul yang lagi ke
kota. Insya Allah, akan ada beberapa agenda dan kegiatan yang harus
dijalankan selama beberapa hari mendatang di Jakarta dan Solo.

Besok jam setengah sepuluh pagi ada interview dengan beberapa orang.
Moga Allah kasih kelancaran dan kemudahan dan hasil yang terbaik. Saya
cuma yakin, kalo emang udah rezeki, ga akan kemana, asal saya udah
berusaha sebaik-baiknya dan yang paling penting ga pernah henti tuk
berdoa.

Besok sore, selesai interview saya akan melanjutkan perjalanan panjang
ke Solo. Ada beberapa keperluan keluarga, mungkin juga bakal ada
pertemuan bilateral..hehe…. Dan yang pasti, ada KERINDUAN yang akan terobaati setibanya di kampung halaman. Semoga Allah meridhoi jalan ini.

demi cinta
karna cinta itu adalah rasa
ia ibarat tanaman
yang harus selalu dipupuk
dan dirawat
agar senantiasa bersemi dalam hati

Itulah sepenggal puisi yang sempat tertulis di notepad komputerku. Dan
"demi segenggam berlian" (minjem istilah sobatku Ardhian) pula saya
bisa bertahan….dan akan terus berjalan.

Bandung - Jakarta - Solo …..it’s a long journey..

kerinduanku

Wednesday, May 2nd, 2007

rinduku..
bagai embun yang menelusup celah pagi
mengukir kesejukan di prasasti hati
kan kujaga
hingga sang mentari menghapusnya

rinduku…
bagai api yang bergelora
tak kan kubiarkan ia membakar
namun tak terbiarkan jua tuk padam
cukup dijaga saja
abadi menentramkan

Bandung, 2 Mei 2007, 11:19 WIB
–saat rasa rindu itu kembali membuncah–