Petualangan Baru

September 16th, 2007 by goenprast
Minggu ini, ada yang baru dalam diri diajeng™-ku.
Sekedar tau aja, "diajeng" adalah nama yang kuberikan untuk komputerku
tersayang yang sudah menemaniku sejak April 2004. Bersama diajeng, tlah
kulewati suka-duka hidup di kampus. Balik lagi ke topik awal, tentang
hal baru yang ada di dalam diajeng™. Setelah pada malam 1 Ramadhan saya nge-burn Ubuntu 7.04 ditempat Ardian a.k.a GuruBesar, malam berikutnya saya install Ubuntu 7.04 di diajeng™-ku.
Sebenernya niatan nyoba Ubuntu 7.04
a.k.a Feisty Fawn udah lama banget. Tapi berhubung saya ini orangnya
sedikit gengsi dan termasuk orang yang setia (ceileee….) jika sudah
jatuh cinta sama suatu hal, maka baru sekarang ke-gengsi-anku runtuh.
Selama beberapa tahun ke belakang saya selalu setia dengan Redhat dan turunannya. Mulai dari Redhat 7.3, Redhat 9, Fedora Core 2 sampe Fedora 7, CentOS, RHEL 4 semuanya pernah saya cobain. Tapi yang terakhir bersarang di diajeng sampe sekarang ini adalah Redhat 9, yang saya pake buat ngerjain Tugas Akhir. Selain itu saya jg pernah nyobain Linux dari keluarga Suse, yaitu Suse 9 dan OpenSuse 10.2 yang juga saya gunakan untuk Tugas Akhir.

Nah, dengan hadirnya Feisty Fawn di diajeng™-ku, brarti ada 4 OS yang ada dalam diri diajeng™ :

Alhamdulillah, spek-nya diajeng™ cukup mumpuni untuk menampung ke-empat OS tadi. Onderdilnya diajeng™ :

  • Motherboard Asus P4S800
  • Memory 2 keping Visipro 256MB PC 4200
  • Seagate Baracuda 120 GB 7200 rpm
  • Seagate Baracuda 80 GB 7200 rpm
  • Asus DVD-ROM
  • Asus CD-RW
  • VGA Shappire ATI Radeon 9250
  • Monitor LG 15"
  • 2 buah LAN Card
  • 2 buah Soundcard
  • Speaker Simbadda yang saya lupa serinya, soalnya dikasih Topik a.k.a MengandungGila
     

Dan biasanya, kalo saya sudah penasaran ama suatu hal, pasti bakal saya kejar sampai saya puas. Dan bisa dibilang Ubuntu 7.04
adalah salah satu hal penasaran saya saat ini. Dan untuk membantu rasa
penasaran tersebut, saat ini saya sudah gabung di milis-nya ubuntu-id,
web, dan juga blog-nya. Trus saya juga udah pesen repository di kampus. Berhubung saya masih orang baru dalam hal Ubuntu, jadi saya masih butuh banyak bantuan..

Finally….petualangan bersama Ubuntu 7.04 dimulai!!!

Jakarta, 16 September 2007, 15.50 WIB
-di kantor, mumpung lagi ga ada kerjaan-

Silaturahim ke GuruBesar

September 14th, 2007 by goenprast
Silaturahim….sebuah
kata yang mungkin sederhana, tapi punya arti yang besar bagiku. Salah
satunya hadits ini, "silaturahim mempunyai 2 manfaat yaitu:
memperbanyak rezeki dan menambah umur". Aku percaya banget, kalo
silaturahim diniatkan dengan benar pasti kita akan dapet banyak
manfaat. Itulah kenapa, aku pasti mengalokasikan waktu untuk
silaturahim ke sodara-sodara ato temen-temen.
Malam 1 Ramadhan, aku manfaatin untuk silaturahim ke kostan Ardian
a.k.a GuruBesarFakultasPernikahan UniversitasKeluargaSakinah. Selain
pengin tau juga kost barunya setelah pindah dari Istana Langitan
belakang kantor XL, aku juga sedang membutuhkan DVD RW buat nge-burn Ubuntu 7.04.
Sekaligus jadi ajang konsultasi masalah persiapan masa depan kepada
ahlinya. Maklum, diri ini lagi butuh banyak nasehat dan masukan biar ga
salah jalan.
Seperti biasa, aku dan Ardian saling tukar cerita
setelah hampir 3 minggu ga ketemu. Giliranku cerita, dia minta progress
report kelanjutan kisah "sandal teklek",
Aku pun bercerita apa adanya tanpa ada yang harus disembunyikan.
Akhirnya sang GuruBesarFakultasPernikahan pun bicara memberikan
nasehatnya. "Terkadang kita terlalu sibuk memikirkan masalah-masalah
kecil yang merintang di dalam pernikahan, Tapi justru kita lalai
melakukan persiapan-persiapan besar dalam pernikahan". Mati aku!!!!skak
matt…..
Iya juga, terkadang kita dan terlalu disibukkan bingung
terhadap perkara-perkara kecil, tapi kita justru lupa persiapan apa
yang sudah kita lakukan untuk menyongsong mahligai pernikahan untu
menuju sebuah kehidupan baru yang bernama KELUARGA. Pernikahan kan
bukan sebuah perkara kecil, makanya persiapan pun juga ga boleh
seadanya dan seenaknya sendiri.
Jadi inget beberapa kalimat dari
buku Life Excellent-nya Reza Syarif yang kira-kira gini, "Lebih baik
memikirkan BAGAIMANA, daripada kita terlalu sibuk memikirkan SIAPA".
Bagaimana nanti rumah tangga yang akan kita bentuk, Ilmu apa yang sudah
kita siapkan untuk menyongsongnya. Bagaimana kriteria calon pasangan
hidup. Mungkin itulah kira-kira beberapa hal yang harus dipikirkan
terlebih dahulu sebelum kita beralih pada SIAPA.
Trus ada satu lagi
ilmu yang kemaren dikasih ama sang GuruBesar. Namanya "ilmu tarik
ulur". Tapi mohon maaf, untuk ilmu yang satu ini belum bisa diceritakan
saat ini. Jadi kalo mau tau, kirim email aja deh buat kejelasannya.
halah… Intinya sih pinter-pinter liat sikon kalo lagi pe-de-ka-te.
Hmmm…(sambil menghela nafas)
semoga Allah ngasih kemudahan aja untuk kali ini. Paling tidak, aku
selalu berusaha untuk tetap di jalan yang benar dengan selalu belajar
dari kesalahan-kesalahan dulu.

Thanks buat Ian atas ilmunya di malam 1 Ramadhan. Kapan-kapan sharing lagi ya.

Jakarta, 14 September 2007, 16.30 WIB

Sebuah keyakinan

September 2nd, 2007 by goenprast

"seharusnya dunia ini begitu indah
seharusnya hidupku ini penuh bermakna
tak kan gundah jiwaku bila kau bersamaku
tak kan perih batinku ini bila kau pun milikku"
(Naff - Seharusnya Kita)

Sekali
lagi, aku dihadapkan pada sebuah masalah, atau lebih tepatnya sebuah
dilema yang menuntut otak dan hatiku berpikir lebih keras. Bener-bener
kali ini menguras banyak energi. Mungkin seperti inilah hidup,
perjalanan dari satu ujian ke ujian yang laen yang tak kan berhenti
hingga maut menjemput.
Kalo boleh diibaratkan, di hadapanku sekarang
membentang sebuah gunung yang tinggi dan terjal. Aku sadar, kekuatanku
dan kemampuanku lebih dari cukup untuk mencapai puncaknya. Tapi entah
mengapa, sampai saat ini aku tidak menemukan keberanian ataupun rasa PD
untuk mencapai puncaknya. Tantangan yang ada di depan seakan begitu
berat dan sangat sulit untuk dilalui. Mungkin, semua ketakutan ini ada
karna kegagalanku beberapa tahun silam. Kegagalan yang begitu
menyakitkan, yang terjadi ketika puncak gunung itu hanya tinggal sesaat
saja. Kegagalan yang ada, ketika sebuah batu kecil membuatku tersandung
dan akhirnya jatuh hingga ke bawah. Beruntung, Allah masih memberikan
kekuatan untuk berdiri dan bangkit lagi.
Kali ini pun, gunung itu
masih sama. Tak berbeda jauh seperti beberapa tahun lalu ketika aku
mencoba menggapai puncaknya. Tapi entahlah, aku belum bisa memutuskan
ketika aku sudah sampai di hadapan gunung itu. Aku hanya termangu dan
terdiam.
Akankah keberanian dan kekuatan itu muncul lagi dalam diriku, hingga akhirnya aku bisa mencapai puncaknya.
Ataukah
aku akan menyerah, mencoba melupakan harapan untuk mencapai puncaknya,
dan mencari gunung lain yang masih menerimaku untuk hadir di puncaknya.

Sungguh, aku hanya membutuhkan sedikit waktu lagi hingga nanti saatnya memilih. Dan tiba-tiba aku teringat dua kalimat ini….

"do what you think is right"
"wish us getting better day by day"

Jakarta, 02 September 2007, 01.56 WIB
-ketika hati ini membutuhkan satu kata yang bernama "keyakinan"-

Gundah lagi

August 24th, 2007 by goenprast
Gundah….itu
rasa yang datang beberapa hari terakhir. Ceritanya sih sepele, berawal
dari long weekend-ku di Bandung tanggal 17-19 Agustus 2007 kemaren.
Tepatnya 18 Agustus siang, iseng-iseng konekin laptop pinjeman dari Ardian yang masih kinclong ke internet kampus, meskipun aku juga tahu kalo koneksinya super duper lemot. Trus nyobain buat OL pake meebo, karna pake Yahoo Messenger disconnect mulu. Alhamdulillah…..jreng…bisa Online jg.

Percuma
juga, temen-temen yang OL dikit. Mungkin karna libur kali ya. Tapi
ternyata ’seseorang’ lagi OL juga. Setelah berpikir beberapa kali,
akhirnya aku memberanikan diri untuk memulai percakapan lewat dunia
maya dengan ’seseorang’ itu. Tentunya sambil berharap sebuah keajaiban
akan datang, setelah komunikasiku dengan ‘dia’ terputus hampir beberapa
abad lamanya (
halah…hiperbola banget sih). Memang mujur, ternyata siang itu keajaiban datang. ‘Seseorang’ itu berkenan menjawab juga. Suprise banget!!!

Kejadian ‘aneh’ itu, aku ceritain ke Ghochi a.k.a LelakiNdeso. Kurang ajar, malah diketawain sambil berucap "Wis…dilaten idumu dhewe!!!".
Kalo ditranslate ke bahasa yang lebih universal, kira-kira artinya sama
dengan "Sudahlah…jilat saja ludahmu sendiri!!". Pas aku critain ke Ardian, malah ikutan ketawa juga, "Sendal teklek guwak kalen, Gandeng ra enek, njaluk balen!!!" (yang ini artiin aja sendiri..)

Suerr…..
aku ga bermaksud kayak gitu koq. Aku ga kepikiran sampe sejauh ‘itu’.
Lha wong bisa komunikasi kayak gini aja sudah merupakan keajaiban dan
hal yang luar biasa setelah kejadian-kejadian masa lalu itu. Lagian,
siapa sih gue??? berani-beraninya ngedeketin ’seseorang’ itu. Apa kata
dunia…..(hehe….terinspirasi film Nagabonar).

Yang lebih parah lagi, tiap hari Ghochi a.k.a LelakiNdeso selalu nanya, "Gun, wis ditembung durung??".
Emang kayak beli kacang, sekali liat, tertarik trus langsung bayar. Ini
berkaitan dengan satu orang dengan orang yang lain, satu keluarga
dengan keluarga yang laen. Pernah juga suatu ketika, Ghochi a.k.a LelakiNdeso bikinin puisi buatku, "Kutoleh ke belakang..Nampak sosok yang kukenal. Dream coming true.. ******* (sensor) bukan, nyatalah kupandangi, kupentelengi. Benar teriakku dalam rasa kangen".
Dasar kutu kupret, sejak kapan dia bisa bikin puisi. Perasaanku, ilmu
bikin puisi yang romantis belum pernah kuajarkan ke siapapun. Aneh!!!

Satu lagi, emangnya aku ini sudah termasuk dalam kategori ‘WAJIB NIKAH‘ ya? Sampe banyak orang nanyain, "Gun, kapan ente nikah??". Ehm…bener-bener pertanyaan berat dan menyakitkan.

Lagian,
siapa sih yang ga pengin nikah. Cuma waktunya aja yang menurutku belum
pas untuk saat ini. Masih ada beberapa hal yang harus dikerjain dulu,
sebelum memutuskan untuk menjemput bidadari. Jadi…kumohon mengertilah
(
halah…ga segitunya kaleee).

Terakhir,
tentang ’seseorang’ itu. Biarlah semua berjalan alami saja. Kecuali
kalo ’seseorang’ itu mau menerima aku apa adanya. Kalo begitu
keadaannya, aku sih mau-mau saja. Ga pake mikir lagi.
Ngimpiiii… Ngoco sik g0En!!!

Jakarta, 24 Agustus 2007, 04.10 WIB
-kerja malem, ditemenin secangkir kopi dan lagu yang berjudul "You"-

I never felt alone
I was happy on my own
And who would ever know there was something missing
I guess I didn’t see the possibility
It was waiting all the time
But it never crossed my mind
Till you opened up my eyes
Now all I think about is

You in my life
In my dreams
In my heart I know it’s true
That I belong with you
Because of you in my world
In my arms
I have everything and now
I can’t imagine what I’d do
Without you

I never thought that love could be
Such a curiosity
But what attracted you to me
Was so unexpected
But it was waiting all the time
And it never crossed my mind
Until you opened up my eyes
Now all I think about is

Sepagi ini aku rindu

August 1st, 2007 by goenprast
Ga terasa, udah lebih dari 15 jam aku berada di kantor
sejak berangkat dari kost kemaren siang (Selasa, 31 Juli 2007). Bahkan
hingga beberapa jam ke depan di hari ini (Rabu, 1 Agustus 2007), aku
masih berada di ruangan ini. Ruangan dengan banyak flat monitor yang
berukuran besar, dan dengan cahaya yang cenderung gelap, karna emang
lampunya dimatiin. Tiga jam bundar yang ada di dinding depanku pun
tetep setia berputar.

yang bertuliskan Jakarta menunjuk angka 03:51
yang bertuliskan Denpasar menunjuk angka 04:51
yang bertuliskan Jayapura menunjuk angka 05:51

Alhamdulillah, malam ini ga terlalu banyak masalah yang ada, jadi lumayan bisa santai sepanjang malam. Tapi sayangnya, ga ada yang bisa diajak untuk melek bareng. Temen-temen yang biasanya OL, malam ini jg ga nampak. Tadi beberapa kali sempet nge-BUZZ juga, tapi ga dijawab. Mungkin udah pada tidur.
Pengin tidur, tapi nanggung banget. Kalo aku tidur sekarang, pasti ntar Shubuh-nya kebablasan. Dan kalo udah gitu, bawaannya serasa ga enak mulu. Seperti ada sesuatu yang hilang dari dalam jiwa…hehe.. Yasud,
akhirnya kuputuskan untuk tetap bertahan dalam kondisi mata terbuka
minimal sampe Shubuh nanti. Kalopun mau tidur, kayaknya nanti aja
sehabis sholat Shubuh.
Akhirnya aku coba mengisi waktuku dengan browsing
tentang hape CDMA. Rencananya sih pengin beli, tapi belum ketemu aja
yang pas. Yang pasti sih ga pengin yang terlalu mewah. Yang penting
RUIM, trus ada koneksi ke kompie, biar bisa dipake buat ngenet. Kalo
merk NOKIA apaan ya?? any suggestion for me?? Sudah ada beberapa yang bakal dijadiin target perburuan, meski ntah kapan aku bakal sempet berburu..hehe..
Lanjut, buka friendster. Account sendiri sih cuma satu, tapi jadi admin juga di FS-nya MABIM 2006 ama HMIF. Berhubung sudah agak lama ga nengokin, akhirnya pagi ini aku sempetin nengok. Pas masuk di FS HMIF,
ternyata nothing special. Ga ada comment atopun friend request baru.
Gpp….. yang penting udah nengok. Akhirnya, logout jg dari FS itu.

Kemudian, kunjungan berikutnya ke FS MABIM 2006.
Waaaaaahhhhhh, ternyata ada message baru. Setelah kubuka, semuanya
berisi pertanyaan atas kiriman bulletin board yang aku kirim, yang
ngasih info kalo ntar Ramadhan, PanMabz 2006 mo ngadain buka bareng.
Ternyata banyak yang nge-respon jg. Senangnya diriku…

Kemaren
sempet kepikiran mo reunian lagi, cuma aku bingung gimana mo
memulainya. Akhirnya dapet juga ide ngirim bulletin board itu. Trus
kemaren sempet SMSan juga ama salah satu SC, dan ternyata dia juga
setuju. Jadi, kemungkinan besar keinginan untuk reuni itu bakal jadi
kenyataan di bulan Ramadhan ini. Amieennn..

Jadi kangen….
Ama semua SC & OC MABIM 2006. Sepagi ini mereka lagi ngapain ya??
Andaikan mereka tau,
di sisi bumi yang laen, saat ini aku tengah merindukan untuk bertemu lagi dengan mereka.
Andaikan mereka mengerti,
hampir saja kerinduan ini hampir tak terbendung lagi.
Rindu akan semua suasana yang dulu pernah ada

ya
Allah, inikah rasa rindu yang tertaut atas kecintaan dan kerinduan
pada-Mu ??? Sungguh aku bahagia dan bersyukur pernah melewati sebagian
waktuku dengan mereka.

Jakarta, 1 Agustus 2007
-beberapa saat menjelang Shubuh-

Bentar lagi Ramadhan

July 24th, 2007 by goenprast
Penat
yang ada di seluruh badan sehabis bekerja hari ini membuatku tak bisa
menahan diri untuk segera mandi, meski jarum jam di meja sudah berada
di tengah antara angka 9 dan 10. Padahal aku juga tau, kalo nekat mandi
jam segini, bisa jadi ntar malah jadi susah tidur. Tapi apa daya, tetep
aja aku lebih memilih untuk mandi daripada tidak.
Alhamdulillah,
segarnya air langsung menghapus semua penat dan lelah yang ada. Masih
dengan handuk di pundak, tanganku langsung mengelus dan kemudian
menghidupkan "diajeng"ku (red -komputer kesayangan) yang sudah lebih
dari sepuluh jam dalam kondisi hibernate.
Tiba-tiba, Siemens SL45-ku
mengeluarkan suara pertanda ada SMS masuk. Tumben, jam segini ada yang
SMS ke nomer im3. Awas aja, kalo sampe SMS yang masuk cuma promosi dari
INDOSAT. Tapi…..ternyata tidak,

"Allohumma
bariklana fii rajaba wa sya’bana, wa balighna fii romadhon". ‘met
introspeksi diri menuju romadhon dg p’banyak ibadah sunnah & smg
ini bkn romadhon t’akhir.amin^_^
(dari seorang sahabat)

Sudah
hampir dua bulan ini aku tak pernah lagi memberi salam padanya sekedar
menyampaikan kabar bahwa aku di sini baik-baik saja. Sudah lama tali
silaturahim itu hampir putus hanya karna egoku. Ya Allah, ampuni hamba!!
Benar,
Ramadhan sebentar lagi akan datang. Sementara, diri ini belum bersiap
sedikitpun untuk menyambutnya. Ya Allah, sungguh aku tak pernah tahu,
apakah Engkau masih mengijinkan hamba untuk berjumpa dengan Syahrul
Mubarak taun ini. Tapi aku hanya bisa berdoa dan berharap kerinduanku
akan datangnya bulan Ramadhan masih akan terobati. Amien…

***Untuk
seorang sahabat yang telah berkenan mengirim SMS malam ini, jazakillah
khairan katsira. Maaf atas semua hal yang tlah berlalu

Selatan Jakarta, 28 Juli 2007, 22:40 WIB
-bersama secangkir torabika dan mellodramatic song-

Solo, i will come…

July 24th, 2007 by goenprast
Malam
ini, aku akan balik ke Solo, lebih tepatnya sih Solo trus ke utara 20
km sampe tiba di sebuah daerah yang bernama Gemolong. Mumpung 3 hari ke
depan (red -Selasa sampe Kamis) aku libur. Lumayan, untuk beberapa saat
melepaskan diri dari rutinitas kerjaan yang selalu bikin penasaran
karna banyak hal-hal baru yang menuntut untuk dipelajari. Sejenak juga
melarikan diri dari Jakarta yang sesak, panas, dan macet untuk mencari
suasana yang agak berbeda di kampung halaman.
Rencananya aku akan
berangkat dari Bandung, karna ada beberapa urusan yang harus dikerjakan
dan diselesaikan di Bandung. Selain itu pengin beli brownies juga. Trus
barangkali juga, ntar dari Bandung ada yang bersedia menemani
perjalanan malam ini naek kereta, berhubung Lutfi mengingkari janji untuk pulang bareng. Oh…i hope.
Ga
sabar rasanya menunggu esok hari, saat tiba di rumah. Pengin rasanya
segera ketemu dengan ibu dan bapak, mencium tangan mereka dan
memeluknya. Trus bertemu dengan adekku yang lagi masuk tahap-tahap
kritis kehidupan seorang remaja.
Kangen menikmati angkringan dengan sego kucing dan kopi joss-nya.
Kangen ama nasi liwet ama timlo yang selalu mengundang selera.
Kangen ama Gudeg Ceker proliman.
Kangen segalanya…

Bismillahirrahmanirrahim….
Semoga Allah melindungiku selama perjalanan.

Solo….eh salah, GEMOLONG… aku akan datang..

Jakarta, 23 Juli 2007
-15,5 jam sebelum keberangkatan ke kampung halaman-

Shubuh ini

July 18th, 2007 by goenprast
shubuh ini, kutemukan jawaban
atas segala hampa di relung jiwa
lewat panggilan-Mu yang mengalun indah
menerobos dingin pagi

shubuh ini, kudapati kesejukan
atas setiap gundah yang merasuk qalbu
lewat dinginnya tetesan air
yang membasuh wajah hingga ujung kaki

shubuh ini, kutemukan ketenangan
lewat belaian janji-janjiMu, bahwa
setelah kesulitan ada kemudahan
sesungguhnya, bersama kesulitan kan ada kemudahan

Jakarta, 17 Juli 2007, 06:05 WIB

rintihan seorang penyendiri

July 15th, 2007 by goenprast
Masih
dalam keadaan yang sedikit ngantuk, aku paksakan menulis cerita ini.
Daripada ketawa mulu, trus jadi kepikiran, mending ditulis di sini aja.
Banyak hal yang pengin ditulis.

Cerita I :
Kebetulan kemaren dapet shift malem, alhasil jam 07.30 pagi aku baru pulang dari kantor. Trus siang ini aku paksain buat hunting
sweater untuk hadiah milad bunda. Dari beberapa rekomendasi
temen-temen, akhirnya aku putuskan untuk hunting di kawasan Blok-M aja,
biar ga terlalu kecapean. Malam ini kan masih ronda lagi…huehue..
Dari kostan, niat awalnya cuma mau beli sweater doang, tapi ternyata ngiler
juga liat diskon gedhe-gedhean di Robinson. Kurang ajar tenan. Ini nih
yang bikin kantong cepet kempes. Mana diriku ini termasuk orang yang ga
bisa nahan, kalau lagi ngeliat barang bagus trus ada diskonnya. Tapi
alhamdulillah, tadi masih bisa nahan juga, cuma beli sweater ama kemeja
2 biji yang diskon 50 %. Nggak kebayang deh, kalo tadi pas di blok M,
iman ga kuat, bisa-bisa duit setengah juta yang ada di dompet bisa
habis dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.

Cerita II :
Tadi
siang ditengah perjalanan di atas Metro Mini 610 jurusan Blok M -
Pondok Labu, naiklah serombongan penumpang yang kebanyakan anak-anak,
masih kecil pula. Nah, dua orang di antaranya duduk di sebelahku di
samping sopir. Mereka berdua kakak adik. Kalo aku taksir, yang gedhe
umurnya sekitar 6 tahun, trus yang kecil umurnya sekitar 5 tahun.
Subhanallah….mereka berdua tuh lucu banget, imut, nyenengin. Ga bosen
ngeliat tingkah laku mereka. Polos….lugu…..jujur….apa
adanya….Ga tau kenapa, tiap kali ngeliat anak kecil tuh rasanya
seneng banget.

*ini nih yang bikin ga kuat untuk berlama-lama dalam kesendirian…..parahhhh. bener-bener nikah-syndrome stadium lanjut nih*

Cerita III :
Malam
ini datang ke kantor agak awal, sekalian liat motoGP. Ternyata baru
beberapa lab, Rossi udah jatuh, jadi ga seru lagi. Akhirnya aktivitas
beralih ke depan komputer. Karna berhubung jam kerja juga masih lama,
ga ada salahnya untuk melakukan aktivitas yang berkaitan dengan
kepentingan pribadi. Aktivitas pertama, nyalain Yahoo Messenger. Dasar
apes….ternyata yang lagi OL juga dikit. Trus buka mozilla firefox.
Tab 1 : http://mail.yahoo.com/ , tab 2 : http://www.friendster.com/ , tab 3 : http://fotografer.net/ , tab 4 : http://detiknews.com/ . Nah berhubung tadi baru ngolah foto, jadi kegiatan pertama upload tuh foto ke fotografer.net. Trus cek email, liatin friendster, ama baca berita.

Nah yang bikin ketawa tuh pas baca rintihan sahabat dekatku (lutfi -red) di blog-nya dengan judul "Alon Alon Rabi Kelakon". Spontan…langsung aja aku ngakak, tapi sejurus kemudian koq aku jadi ikutan mikir juga. Secara (cieee…tumben pake secara) aku dan dia sama-sama orang yang kalah dalam hal yang berkaitan jodoh dan pernikahan. Bener juga sih kata temenku itu…..
Sekarang umur dah hampir 23 tahun. Temen-temen SMA-ku dah banyak yang nikah. Lha trus aku kapan??? Mosok "pangeran cinta" koq kalah. Mosok "pakar pernikahan" kampus koq nikahnya paling belakangan.,Mosok….mosok…..ah pusing!!! Mbuh lah…daripada
kebawa pusing, mending mikirin yang laen dulu. Masih banyak hal dan
agenda yang harus dikerjakan. Masak aku cuma mo berhenti di titik
ini??? -jangan sampe g0En-
Biarlah
semua berjalan secara alami aja. Jalani aja kehidupan yang sekarang
yang masih sendiri, sambil scanning kesana kemari. Syukur-syukur bisa
dapet dokter sesuai harapanku dulu. Tapi kalopun tidak, adek angkatan
di kampus pun gpp koq.
*sambil lirak-lirik moga ga ada yang tau…hehehe..*

Waktu yang akan menjawab……..

Jakarta, 15 Juli 2007, 21:10 WIB
*ditulis
dalam keadaan tertekan dan terhimpit ketika menyadari bahwa diri ini
masih sendiri….dan butuh seorang "teman".ya Allah..paringana sabar!!*

HMIF Ultah

July 14th, 2007 by goenprast
Hari ini, 14 Juli 2007, tepat 14 tahun sudah HMIF STT Telkom
menjejakkan kakinya ke dalam dunia organisai. Usia yang masih relatif
muda untuk ukuran sebuah organisasi. Just wanna say, "Met Ulang Tahun
yang ke 14 buat HMIF STT Telkom", makin sukses, makin barokah, makin
berkembang, dan makin bisa memberikan manfaat yang terbaik untuk
seluruh element Teknik Informatika STT Telkom.
Berbicara tentang
HMIF STT Telkom, adalah mengenang bagian hidup sebagai seorang
mahasiswa ketika melewati saat-saat paling indah sekaligus paling
berkesan. Banyak hal yang saya dapet dari HMIF, persahabatan yang
indah, kekeluargaan yang hangat, pengalaman yang paling menegangkan,
hingga jodoh (mungkin….bisa jadi jg..hehe..).
Yang pasti selama 2
tahun hidupku di HMIF, saya ga pernah merasa menyesal sedikitpun. Meski
harus ngorbanin kuliah, tp alhamdulillah….Allah ngasih sesuatu yang
lebih berharga, yang mungkin ga semua orang dapetin pengalaman yang
berharga tersebut. Dan saya yakin, banyak rangkaian kehidupan saya
selanjutnya yang berakar dari aktivitas saya di HMIF STT Telkom.
Cerita-cerita seru tentang kehidupan di HMIF - yang bagi saya lebih
seru dibanding kehidupan di bangku kuliah - suatu saat akan saya
ceritakan di tulisan yang laen.

Special thanks to :

  • HMIF
    2004-2005 Squad : Div. Kaderisasi (Erda, Andika, Erda Dani, Atik,
    Julius) untuk kebersamaan dan setiap pengorbanannya. Maaf kalo dulu
    kurang bisa menjadi seorang koordinator yang baik.
  • HMIF 2005-2006 Elite Squad : BPH (Erda, Lutfi, Evi, Wulan) untuk satu kurun waktu kepengurusan yang bener-bener luar biasa.
  • HMIF
    2006-2007 dengan Squad MABIM 2006-nya : SC (Erda, Riyandi, Cahyo,
    Desyana, Fira, Nhita, Silvi) untuk kerja keras, untain senyum dan air
    mata agar kita bisa membuktikan bahwa kita BISA…it’s GREAT it’s
    INCREDIBLE.
Semoga esok menjadi hari yang lebih baik…

Jakarta, 14 Juli 2007, 20:50 WIB